0
E-MAIL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN
Posted by Unknown
on
10.08
E-MAIL
SEBAGAI MEDIA
PEMBELAJARAN
UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH
PEMBELAJARAN MULTIMEDIA
DOSEN PENGAMPUH : Dra. MINDAUDAH,
M.Pd
Disusun oleh :
SITI
MUALIFAH (126656)
ERNA
SUSILOWATI (126687)
YESY
SULISTYANINGTIN (126710)
PRODI
PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
SEKOLAH
TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PERSATUAN
GURU REPUBLIK INDONESIA
2015
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena
berkat rahmat-Nya makalah ini dapat penulis selesaikan sesuai yang diharapkan.
Dalam makalah ini membahas tentang
”E-mail sebagai Media Pembelajaran”.
Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Pembelajaran
Multimedia serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam
proses pendalaman materi ini, tentunya penulis mendapatkan bimbingan, arahan,
koreksi dan saran, untuk itu rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kami
sampaikan kepada :
1.
Dra. Mindaudah,
M.Pd, selaku dosen mata kuliah “Pembelajaran Multimedia”.
2.
Rekan-rekan
mahasiswa yang telah banyak memberikan masukan untuk makalah ini.
Materi yang penulis paparkan dalam makalah ini tentunya jauh dari
kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik yang bersifat membangun sangat penulis
butuhkan untuk kesempurnaan makalah ini. Demikian makalah ini saya buat semoga
bermanfaat.
Jombang, 10 April 2015
Kelompok 4
DAFTAR ISI
Halaman
Judul ................................................................................................... i
Kata
Pengantar ................................................................................................... ii
Daftar
Isi ............................................................................................................ iii
BAB I : PENDAHULUAN.............................................................................. 1
A. Latar
Belakang............................................................................... 1
B. Rumusan
Masalah.......................................................................... 2
C. Tujuan............................................................................................ 2
BAB
II : LANDASAN TEORI........................................................................ 3
A. Sejarah E-mail................................................................................ 3
B. Pengertian E-mail........................................................................... 3
C. Manfaat E-mail.............................................................................. 4
D. Kelebihan dan Kekurangan E-mail................................................ 4
E. Jenis-jenis E-mail........................................................................... 5
F.
Cara Membuat
E-mail.................................................................... 6
G. Aplikasi E-mail dalam Proses Pembelajaran.................................. 7
BAB III : PENUTUP........................................................................................ 8
A.
Kesimpulan.................................................................................... 8
B.
Saran.............................................................................................. 8
DAFTAR RUJUKAN
LAMPIRAN
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Sejalan dengan
meningkatnya peranan informasi dalam teknologi, akses terhadap sumber dan
jaringan informasi menjadi semakin penting bagi berbagai kalangan baik dalam
bidang pendidikan,pemerintahan maupun masyarakat umum. Internet berkembang
sangat pesat pada saat ini dapat dikatakan sebagai jaringan informasi terbesar
di dunia, sehingga sudah seharusnya semua kalangan masyarakat mengenal manfaat
apa yang dapat diperoleh melalui internet.
Internet adalah jaringan yang menghubungkan
jutaan komputer di seluruh dunia. Melalui internet, kita dapat mencari semua
informasi yang kita butuhkan. Sekarang ini, internet merupakan hal yang efisien
daripada sumber lain, yaitu buku, koran, majalah dan sebagainya.
Saat ini, sudah banyak warnet-warnet bertebaran
di pinggir-pinggir jalan dengan harga yang cukup murah dan kecepatan akses yang
tinggi. Bahkan, dengan handphone kita juga bisa menggunakan internet.
Ini menandakan bahwa internet bukanlah barang baru dan bisa kita menggunakannya
dengan mudah.
Zaman dahulu, orang hanya bisa mengirim surat
lewat kantor pos yang membutuhkan waktu yang lama serta biaya yang cukup mahal.
Seiring bergulirnya waktu manusia berfikir dan akhirnya menemukan cara
berkomunikasi yang lebih canggih yaitu mengirim surat lewat Surat Elektronik
atau Email. Mengirim pesan melalui email lebih instan karena tidak harus pergi
ke kantor pos, biaya pengirimannya lebih murah karena hanya dengan akses
internet saja sudah cukup untuk bisa mengirim email . Disamping itu, kita tidak
perlu menunggu waktu yang cukup lama karena email dapat sampai ke alamat tujuan
hanya dalam hitungan detik.
Maka, dalam makalah ini akan dibahas lebih
mendalam mengenai Email sebagai media pembelajaran.
B.
Rumusan Masalah
1.
Sejarah e-mail?
2.
Apa pengertian
e-mail?
3.
Sebutkan
manfaat e-mail?
4.
Sebutkan
kelebihan dan kekurangan e-mail?
5.
Sebutkan
jenis-jenis e-mail?
6.
Bagaimana cara
membuat e-mail?
C.
Tujuan
Berdasarkan
rumusan masalah di atas, maka kami bisa menuliskan tujuan dari masalah tersebut
sebagai berikut:
1.
Untuk
mengetahui sejarah e-mail.
2.
Untuk
mengetahui pengertian e-mail.
3.
Untuk
mengetahui manfaat e-mail.
4.
Untuk
mengetahui kelebihan dan kekurangan e-mail.
5.
Untuk
mengetahui jenis-jenis e-mail.
6.
Untuk
mendeskripsikan cara membuat e-mail.
BAB
II
LANDASAN
TEORI
A.
Sejarah E-mail
Konsep e-mail sendiri pertama kali dikemukakan
oleh Ray Tomlinson, seorang computer engineer pada akhir tahun 1971. Ray
Tomlinson saat itu bekerja pada Bolt, Beranek and newman (BBN) milik lembaga
pertahanan Amerika.
Awalnya Ray bereksperimen dengan sebuah program
yang bernama SNDMSG yang bisa
digunakan untuk meninggalkan pesan pada sebuah computer, sehingga orang lain
yang memakai computer itu dapat membaca pesan yang ditinggalkan. Lalu, ia
melanjutkan eksperimenya dengan menggunakan file protocol yang bernama CYPNET
sehingga program SNDMSG tadi bisa mengirim pesan ke computer lain yang berada
di dalam jaringan ARPnet. Itulah awal terciptanya sebuah e-mail. Pesan e-mail
yang pertama kali dikirim Ray dan merupakan e-mail yang pertama di dunia adalah
“QWERTYYUIOP”
B.
Pengertian
E-mail
E-mail merupakan singkatan dari “Electronic
mail”. Melalui email kita dapat mengirim surat elektronik baik berupa teks
maupun gabungan dengan gambar, yang dikirimkan dari satu alamat email ke alamat
lain di jaringan internet.
Email adalah fasilitas di internet untuk keperluan surat menyurat.
Sebagaimana layaknya kegiatan surat-menyurat melalui jasa pos, email mampu
menangani jasa pengiriman berita dan dokumen dalam bentuk data elektronik
(file), termasuk jasa e-card (kartu ucapan elektronik). Untuk memanfaatkan
fasilitas email, sebelumnya harus memiliki sebuah alamat email, yang lazim
disebut email address atau email account. Account email dapat diperoleh dari
sebuah situs penyedia fasilitas email. Hingga saat ini, fasilitas e-mail banyak
disediakan secara gratis oleh situs-situs internet lokal dan internasional (tidak dibedakan fungsinya).
C.
Manfaat E-mail
1. E-mail dapat
menghubungkan kita dengan siapa saja yang terhubung di internet di seluruh
dunia dengan biaya pulsa lokal.
2. Dengan e-mail,
data dikirim secara elektronik sehingga sampai tujuan dengan sangat cepat.
3. Dapat mengirim
kepada lebih dari satu orang dengan saat bersamaan.
4. Dapat
mempermudah komunikasi dengan orang yang ada di seluruh dunia.
5. Digunakan untuk
berlangganan informasi tertentu secara periodik.
D.
Kelebihan dan
Kekurangan E-mail
1.
Kelebihan
· Cepat karena hanya perlu beberapa menit.
· Mudah karena kita cukup mengetik di komputer.
· Multiple send dapat mengirim ke beberapa orang sekaligus.
· Dapat mengirim file attactment seperti file doc, excel, mp3, gambar, video
dan lain-lain.
· Kapan saja dan dimana saja (tidak ada perbedaan lokasi
dan waktu).
· Biaya lebih murah karena internet sekarang sudah mulai agak murah di
Indonesia.
2.
Kekurangan
- Harus online (connect ke internet).
- Teks dan gambar yang dapat dikirim (tidak bisa kirim
paket/barang).
- Tidak connect internet dan check maka kita tidak akan tahu yang kita kirim
sudah dibalas atau belum.
- Harus ingat username dan password.
- Ladang virus juga bagi yang tidak mengerti.
E.
Jenis – Jenis
E-mail
Terdapat 3 jenis E-mail, yaitu:
1.
POP mail (Post Office Protocol)
Adalah e-mail
yang menggunakan server POP, yaitu komputer yang dapat mengirim e-mail dari
pengguna ke alamat e-mail yang dituju dan sebaliknya. Pada server POP, semua
e-mail yang dikirim ke pengguna dan telah memiliki akun di server akan disimpan
dalam sebuah direktori. Kemudian saat pengguna menghubungi server, semua e-mail
yang ditujukan kepadanya akan dikirim ke komputer client. Senaliknya saat
pengguna ingin mengirimkan e-mail ke suatu alamat e-mail, maka e-mail tersebut
akan dikirim ke server POP dan selanjutnya akan diteruskan ke alamat yang
dituju.
v Kelebihan
- Dapat dibaca pada kondisi offline (tidak terhubung ke internet).
- Mengecek e-mail dapat dilakukan dengan cara menghubungkan komputer
ke internet, kemudian mendownload e-mail dari server alamat e-mail dan
memutuskan hubungan dengan internet.
- Setelah membaca dan membuat balasan, kita dapat menghubungkan
kembali komputer ke internet dan mengirimkan balasan e-mail yang sudah dibuat.
Dengan cara seperti ini, kita tidak perlu berlama-lama terhubung ke internet,
sehingga biaya akses internet menjadi lebih murah.
v Kekurangan
- Tidak bisa membuka e-mail dari sembarang tempat. Jika ingin
melakukan di komputer lain, terlebih dahulu kita harus melakukan pengaturan
ulang.
2.
Web Based Mail (e-mail
berbasis web)
Web based mail
adalah layanan e-mail yang ditawarkan oleh website-website penyedia jasa
layanan e-mail, seperti Yahoo (mail.yahoo.com), Google (Gmail.google.com),
Hotmail (www.hotmail.com), dan lain-lain.
v Kelebihan
- Dapat melakukan
pengecekan email dimana saja dan kapan saja.
v Kekurangan
- Pengecekan
e-mail harus selalu terhubung dengan internet.
3.
E-mail
forwarding
E-mail
forwarding adalah layanan e-mail yang meneruskan e-mail yang diterimanya ke
alamat e-mail yang lain.
v Kelebihan
- Dapat
menyembunyikan alamat email sesungguhnya.
- Jika kita
hendak mengganti email, tidak perlu memberi tahu alamat email yang baru hanya
cukup memberi alamat email forwarding.
v Kekurangan
- Bersifat perantara,
jadi harus meneruskan email yang diterima ke alamat lain, sehingga membutuhkan
waktu yang cukup lama untuk sampai ke alamat email sesungguhnya.
F.
Cara Membuat
E-mail
ü Yahoo
2.
Setelah tampil homepage yahoo, klik Buat
account
·
Akan masuk pada halaman formulir pendaftaran.
Isi sesuai data diri. Dan klik Buat account untuk melanjutkan.
·
Maka akan menuju ke halaman selanjutnya, klik Persiapan
Awal.
·
Dan… email telah berhasil dibuat. Dan akan
otomatis kembali ke halaman awal Yahoo.
ü Gmail
2.
Klik Create An Account di bawah form
login.
3.
Anda akan masuk ke halaman pengisian data,
silahkan isi formulir pendaftaran sesuai data pribadi anda.
4.
Setelah anda mengisi formulir pendaftaran, anda
akan dibawa ke halaman verifikasi akun, klik Lanjutkan.
5.
Anda akan diberi kode verifikasi yang dikirim
oleh google secara otomatis ke nomor telepon yang anda isikan tadi. Kemudian
masukkan angka verifikasi ke dalam kotak yang tersedia. Jika sudah, silahkan
klik Verifikasi.
6.
Anda akan dibawa ke halaman Profil, langkah selanjutnya
adalah menambahkan foto profil. Jika anda sudah punya silahkan ditambahkan
dengan mengklik "Menambahkan Foto Profil". Jika sudah, klik
saja Langkah berikutnya.
7.
Jika semua langkah diatas sudah anda lakukan
dengan benar, akan ada ucapan sambutan dari Google. Klik Lanjutkan ke Gmail.
8.
Selesai.
G.
Aplikasi E-mail dalam Proses Pembelajaran
Dalam kaitannya dengan media pembelajaran, secara umum E-mail
digunakan untuk mengirim tugas-tugas oleh siswa. Seiring perkembangan teknologi
yang makin melonjak, kini pembelajaran diarahkan kesiswa yang lebih aktif.
Mungkin tidak jarang pembelajaran dilaksanakan secara online. Untuk itu, seorang
siswa harus memiliki alamat E-mail agar bisa terhubung ke internet. Sehingga
tatkala dihadapkan pada masalah pengiriman lewat E-mail siswa bisa menjalankan
tugasnya. Selain itu tugas yang dibuat bisa sampai dengan cepat. Selain itu
guru juga bisa menyampaikan tugas–tugas lewat E-mail kepada peserta didiknya.
Jadi Email sangat berperan dalam dunia pendidikan.
Pada pembelajaran tingkat SMP media E-mail dapat diterapkan
untuk aspek pembelajaran menulis dengan kompetensi dasar “menulis surat pribadi
dengan memperhatikan komposisi, isi dan bahasa. Untuk itu, siswa diminta
menuliskan sebuah surat pribadi dengan bahasa yang komunikatif. Setelah itu
surat pribadi tersebut dikirimkan kepada guru melalui media E-mail untuk
dinilai.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
E-mail adalah surat melalui media elektronik. Sebenarnya email merupakan singkatan
dari “Electronic mail”. Melalui email kita dapat mengirim surat elektronik baik
berupa teks maupun gabungan dengan gambar, yang dikirimkan dari satu alamat
email ke alamat lain di jaringan internet.
E-mail dapat menghubungkan kita dengan siapa saja yang
terhubung di internet di seluruh dunia dengan biaya pulsa lokal.
B.
Saran
Sebagai anggota masyarakat dan pengguna situs-situs email
pada yahoo atau lainnya, sehingga kita tidak lebih sibuk mengurusi dan
menghabiskan waktu yang seharusnya kita gunakan untuk bersosialisasi dan
berkomunikasi secara langsung dengan orang yang ada disekitar kita, bukan
dengan orang yang baru saja akan kita temui di dunia maya.
DAFTAR RUJUKAN
http://erikkgultom.blogspot.com/2013/02/jenis-jenis-e-mail-beserta
kelebihan.html Diunduh pada
tanggal 09 April 2015 Pukul 07.00
http://munabarakati.blogspot.com/2014/10/makalah-pembuatan-email.html Diunduh pada tanggal 09 April 2015 Pukul 07.00
Pardosi, Mico. 2001. Bimbingan Belajar Internet. Surabaya: Indah.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )
Sekolah : SMP/MTs............
Mata Pelajaran :
Bahasa Indonesia
Kelas/Semester :
VII/1
Alokasi waktu : 4x 40 menit ( 2x Pertemuan )
A.
Aspek Pembelajaran
·
Menulis
B.
Standar Kompetensi
4. Mengungkapkan pikiran dan
pengalaman dalam buku harian dan surat pribadi
C.
Kompetensi Dasar
4.2
Menulis surat pribadi dengan memperhatikan komposisi, isi, dan bahasa
D.
Indikator
1.
Mampu
menentukan perbedaan komposisi surat pribadi dengan surat resmi.
2.
Mampu
menulis surat pribadi dengan bahasa yang komunikatif.
E.
Tujuan Pembelajaran
Pertemuan pertama:
1. Peserta didik dapat
menyimpulkan perbedaan surat pribadi dengan surat dinas
2. Peserta didik dapat menulis
surat pribadi dengan memperhatikan komposisi isi dan bahasa
Pertemuan kedua:
Peserta didik dapat menyunting
surat pribadi yang ditulis teman
F.
Materi Pembelajaran
Penulisan surat pribadi
Langkah-langkah penulisan
surat pribadi
G.
Metode Pembelajaran
1. Pemodelan
2. Tanya jawab
3. Penugasan
H.
Langkah-Langkah Kegiatan
Pembelajaran
Pertemuan Pertama: 2 x 40’
1.
Kegiatan Pendahuluan
Apersepsi :
a.
Peserta didik dan guru bertanya jawab tentang kegiatan surat-menyurat dalam
tayangan VCD.
b.
Peserta didik mengungkakan kebermaknaan pembelajaran menulis surat pribadi
dalam kehidupan sehari-hari.
Motivasi :
a. Peserta didik mengungkapkan
kesiapannya mengikuti pembelajaran menulis surat pribadi.
b. Peserta didik membentuk
kelompok terdiri atas 5 orang kemudian
memilih nama kelompok dengan nama-nama yang berhubungan dengan
surat-menyurat
2. Kegiatan Inti
§ Eksplorasi
Dalam
kegiatan eksplorasi, guru:
F Perwakilan kelompok mengambil
amplop yang dipersiapkan guru secara bergantian dalam waktu yang ditentukan (5,
7, atau 9 menit) atau melalui permainan
F Setiap kelompok mendiskusikan isi amplop yang berisi contoh surat
pribadi dan surat resmi (2 atau lebih contoh surat pribadi dan resmi)
F Peserta didik dapat Mengamati dan mencermati contoh buku harian/catatan
harian
F Peserta didik dapat Menulis pokok-pokok pengalaman pribadi yang terjadi
sehari sebelumnya
F melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang
topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam
takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;
F menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan
sumber belajar lain;
F memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara
peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
F melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan
pembelajaran;
§ Elaborasi
Dalam
kegiatan elaborasi, guru:
F Perwakilan kelompok mengambil buku harian/catatan harian yang
dipersiapkan guru secara bergantian dalam waktu yang ditentukan (5, 7, atau 9
menit) atau melalui permainan
F Setiap kelompok mendiskusikan isi buku harian/catatan harian yang
berisi contoh buku harian/catatan harian
F Peserta didik Menulis pokok-pokok pengalaman pribadi yang terjadi
sehari sebelumnya dengan alasan yang logis melalui kegiatan berdiskusi
F Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok yang tidak
tampil menanggapinya
F membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui
tugas-tugas tertentu yang bermakna;
F memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan
lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;
F memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah,
dan bertindak tanpa rasa takut;
§ Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa
F Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman,
memberikan penguatan dan penyimpulan
F memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan,
tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
F memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta
didik melalui berbagai sumber,
F memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh
pengalaman belajar yang telah dilakukan,
F memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna
dalam mencapai kompetensi dasar:
Ø berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan
peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku
dan benar;
Ø membantu menyelesaikan masalah;
Ø memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil
eksplorasi;
Ø memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
Ø memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.
3.
Kegiatan Penutup
Dalam
kegiatan penutup, guru:
F bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat
rangkuman/simpulan pelajaran;
F melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah
dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
F memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
F merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi,
program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas
individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;
F menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
Pertemuan Kedua: 2 x 40’
1. Pendahuluan
Apersepsi :
a.
Peserta didik dan guru bertanya jawab tentang permasalahan surat yang
dibuatnya
Motivasi :
a. Menjelaskan tujuan
pembelajaran yang akan dilakukan
2. Kegiatan Inti
§ Eksplorasi
Dalam
kegiatan eksplorasi, guru:
F menyimpulkan perbedaan surat pribadi dengan surat dinas
F Peserta didik dapat menulis surat pribadi dengan memperhatikan
komposisi isi dan bahasa
F melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang
topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam
takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;
F menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan
sumber belajar lain;
F memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara
peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
F melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan
pembelajaran; dan
F memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium,
studio, atau lapangan.
§ Elaborasi
Dalam
kegiatan elaborasi, guru:
F Peserta didik dan guru menyimpulkan surat
terbaik dari surat yang dinilai
F Kelompok penulis surat terbaik
mendapat penghargaan
F membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui
tugas-tugas tertentu yang bermakna;
F memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan
lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;
F memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah,
dan bertindak tanpa rasa takut;
F memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan
kolaboratif;
F memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk
meningkatkan prestasi belajar;
F memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan
baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;
F memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual
maupun kelompok;
F memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival,
serta produk yang dihasilkan;
F memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri
peserta didik.
§ Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan,
tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
F memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta
didik melalui berbagai sumber,
F memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh
pengalaman belajar yang telah dilakukan,
F memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna
dalam mencapai kompetensi dasar:
Ø berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan
peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku
dan benar;
Ø membantu menyelesaikan masalah;
Ø memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil
eksplorasi;
Ø memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
Ø memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.
3. Kegiatan Penutup
Dalam
kegiatan penutup, guru:
F bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat
rangkuman/simpulan pelajaran;
F melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah
dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
F memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
F merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi,
program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas
individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;
F menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
F Peserta didik dan guru menyimpulkan catatan-catatan kegiatan untuk
perbaikan kegiatan berikutnya
F Peserta didik menerima tugas berupa memperbaiki surat pribadi yang
telah dikritisi oleh kelompok lain secara individu
I.
Sumber Belajar
a.
Narasumber
b. Buku Pelajaran Bahasa dan
Sastra Indonesia
J.
Media Pembelajaran
· E-mail
K.
Penilaian
Indikator Pencapaian
Kompetensi
|
Penilaian
|
||
Teknik Penilaian
|
Bentuk Penilaian
|
Instrumen
|
|
· Mampu menulis surat pribadi dengan
bahasa yang komunikatif
|
Tes praktik/kinerja
|
Tes keterampilan
|
· Tulislah surat pribadi kepada teman
barumu di sekolah lain melalui guru bahasa Indonesianya, ceritakanlah
kondisimu di sekolah ini, dan mintalah balasan surat! Gunakanlah bahasa yang
komunikatif.
|
INSTRUMEN PENILAIAN
Tulislah sebuah surat pribadi dengan
memperhatikan ilustrasi berikut!
Kamu mempunyai teman akrab
sewaktu di SD. Temanmu itu sekarang bersekolah di luar kota (misalnya:
Yogyakarta). Pada liburan tahun ini kamu bermaksud mengunjungi temanmu itu.
Mintalah temanmu itu menyampaikan maksudmu ke orang tuanya. Karena kamu belum
pernah ke kota temanu itu, mintalah pula temanmu menjemputnya di tempat yang
kamu inginkan. Dalam suratmu kamu perlu mencantumkan alamat temanmu dengan
lengkap.
Rubrik penilaian soal
Rubrik penilaian surat pribadi
No.
|
Aspek
|
Indikator
|
Skor
|
1
|
Kelengkapan
unsur
|
Peserta
didik menuliskan surat sesuai
ilustrasi dengan menulis kelengkapan unsur surat (bagian salam, isi, penutup,
tanggal, tanda tangan)
|
4
|
Peserta
didik menuliskan unsur surat pribadi
75 %
|
3
|
||
Peserta
didik menuliskan unsur surat pribadi
50 %
|
2
|
||
Peserta
didik menuliskan unsur surat pribadi ≤ 25 %
|
1
|
||
2
|
Gaya
penulisan
|
Menggunakan
gaya penulisan yang komunikatif
|
3
|
Menggunakan
gaya penulisan monoton
|
2
|
||
Menggunakan gaya penulisan berbelit-belit
|
1
|
||
3
|
Ejaan
dan tanda baca
|
Tidak
terdapat kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca
|
3
|
Sedikit kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca
|
2
|
||
Banyak
kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca
|
1
|
||
4
|
Kesesuian
isi
|
Isi
sesui ulustrasi
|
2
|
Sebagaian
besar sesuai
|
1
|
||
Tidak
sesuai ilustrasi
|
0
|
||
Skor
maksimal
|
12
|
||
Mengetahui,
Kepala ...............……………
(__________________________)
NIP / NIK : ..........................
|
Jombang,……………. 2015
Guru Mapel BHS Indonesia.
(_______________________)
NIP / NIK : ..........................
|
Posting Komentar